Minggu, 08 Maret 2015

Pembelajaran yang Menyenangkan

PEMBELAJARAN merupakan proses dari yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu. Tentunya, proses tersebut harus berjalan dengan suasana yang menyenangkan dan nyaman bagi peserta didik. Proses yang menyenangkan inilah yang terus diupayakan oleh Rohmiati dalam pekerjaannya sebagai guru di salah satu TK dan PAUD di Kota Pekalongan. Setelah mengajar hampir setahun, Rohmiati sadar bahwa pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa, sehingga siswa tidak merasa belajar. Namun sedang bermain. “Dulu waktu kuliah di Prodi Pendidikan Matematika, Universitas Pekalongan, saya mengetahui bahwa pembalajaran menurut teori bermacam-macam. Namun setelah terjun langsung pada anak-anak, kita sendiri yang harus menyesuaikan dengan kondisi anak-anak dalam melakukan pembelajaran,”jelas gadis yang berdomisili di Pekalongan tersebut. Anak-Anak TK dan PAUD, menurut Rohmi begitu ia akrab disapa, cenderung ingin tahu dengan segala hal, dan pada usia TK dan PAUD, merupakan usia Golden Age, dimana otak dalam kondisi yang sangat baik dalam menerima informasi. Oleh karena itu, Rohmi mengatakan bahwa guru harus pintar-pintar dalam memberikan informasi yang positif. “Selain harus dalam suasana yang menyenangkan, usia Golden Age pada siswa TK dan PAUD harus benar-benar diberi informasi yang positif, dan yang paling sulit dalam kecanggihan teknolgi saat ini adalah memilih informasi yang positif bagi anak-anak,”lanjut gadis yang genap berusia 23 tahun ini. Untuk itu, lanjut Rohmi, peran orang tua juga penting dalam mengawasi anak, anak di sekolah paling lama 4 sampai 6 jam, sisanya di rumah bersama orang tua. Oleh karena itu orang tua mempunyai porsi besar dalam mengawasi dan memberikan informasi yang positif pada anak-anak.(ap3) Penulis: Yoga Triono | Radar Pekalongan – Abdurrahman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar